Go

Do

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 19 Aug 16 04:11 UTC
Share :

"do" adalah kata kerja bentuk pertama yang memiliki turunan lainya menjadi "does", "did", "done". Kata kerja ini sering sekali kita temui di dalam kalimat Bahasa Inggris. Bagi pembelajar bahasa Inggris baru, maka hal ini mungkin cukup susah untuk dipahami. Fungsi "do" di dalam bahasa Inggris sejatinya ada dua, yaitu "do" sebagai kata kerja dan "do" sebagai kata kerja bantu atau kita sering menyebutnya auxilary verb. Sebagai kata kerja "do" umumnya berarti mengerjakan atau melakukan, sedangkan sebagai auxilary verb "do" tidak memiliki arti literal, misalnya di dalam kalimat negatif yang berpasangan dengan not maka akan berarti tidak, sedangkan jika diletakan di awal kalimat pada kalimat pertanyaan maka memiliki arti apakah.

1. "do" sebagai kata kerja

Seperti pada alinea sebelumnya, "do" sebagai kata kerja pada umumnya memiliki arti melakukan atau mengerjakan sesuatu, contoh:

a. I will "do" this homework "saya akan mengerjakan PR ini"

b. You did well "kamu melakukanya dengan baik"

c. she does aerobics once a week "dia melakukan senam sekali dalam seminggu"

d. what are you doing now? "Apa yang sedang kamu lakukan sekarang?"

"do" sebagai kata kerja ditandai dengan dia sebagai predikat kalimat. Kita bisa menandainya dengan (1) dia terletak setelah subjek kalimat atau (2) dia terletak setelah modal seperti pada contoh (a). Hal yang perlu diperhatikan adalah tense yang digunakan di dalam kalimat, misalnya pada kalimat (b) adalah past tense, © adalah present tense, dan (d) adalah bentuk present continuous tense.

2. "do" sebagai kata kerja bantu (auxiliary verb)

"do" sebagai auxiliary verb umumnya terjadi pada kalimat negatif, pertanyaan, ataupun perintah untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh kalimat di bawah ini:

a. "do" you love me? "Apakah kau mencintaiku?"

b. Why did you "do" that? "Mengapa kamu melakukan itu?"

c. I don"t need you "saya tidak membutuhkanmu"

d. did you see that? "Apakah kau melihatnya?"

e. Don’t speak to me like that! "Jangan bicara kepada saya seperti itu!"

"do" sebagai auxiliary verb tidak memiliki arti literal, namun maknanya mengikuti pada bentuk kalimat yang digunaka, misalnya ketika terletak di depan pada kalimat tanya maka memiliki arti apakah, ketika bergabung dengan not, seperti pada "do" not atau does not atau did not, maka memiliki arti tidak. Akan tetapi, pada kalimat perintah pada contoh (e) memiliki arti jangan

3. "do" sebagai penekan kata kerja

"do" sebagai penekan kata kerja terletak sebelum kata kerja tanpa menggunakan to untuk menghubungkannya, contoh

a. I "do" need you "aku benar benar membutuhkanmu"

b. I "do" love you "aku benar benar mencintaimu"

4. "do" sebagai pencegah doubel verb

Selain berfungsi sebagai kata kerja atau auxilary verb pada kalimat negatif dan pertanyaan, ataupun sebagai penekan. "do" juga bisa berfungsi sebagai pencegah dobel verb pada kata kerja yang sama, contoh:

a. She runs faster than he does. "dia (wanita) berlari lebih cepat dibanding dia (laki-laki). Kita tidak mengatakanya " She runs faster than he runs"

b. She loves reading a novel. "so "do" I" "Dia suka membaca novel. Begitu juga saya"

c. "May I join you?" - "Please do" "boleh saya bergabung denganmu?" "silahkan gabung" kita tidak mengatakan: "please join"

Artikel Lainnya

Past Perfect Subjunctive
Contraction (Penyingkatan)
Clause
Terjemahan Beberapa Istilah di Dalam Al-Quran dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Climate, Season, dan Weather
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi