Go

Apa Perbedaan Auxiliary dan Modal?

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada August 22nd at 9:10am
Share :

Pernahkah sahabat sering menemukan guru atau dosen kita mengatakan do, did adalah auxiliary verb dan will, can adalah modal. Kemudian mereka mengartikan modal dan auxiliary verb dengan “kata kerja bantu”. Kemudian kita pun bertanya-tanya apa sebenarnya perbedaanya?

Auxiliary verb adalah kata kerja bantu. Maksudnya adalah kata tersebut hanya berfungsi sebagai penjelas dari kata kerja utama. Dengan bahasa sederhana auxiliary verb digunakan sebagai penanda kalimat, misalnya do pada kalimat do you love me memiliki arti apakah. Sehingga, pada pola do + subjek + kata kerja, do memiliki arti apakah. Do di sini sebagai penanda bahwa kalimat tersebut adalah kalimat pertanyaan. Contoh lainya adalah I am watching tv. Am pada kalimat tersebut adalah auxiliary verb yang menandakan bahwa kalimat itu memiliki arti sesuatu sedang terjadi. Sehingga ketika ada pola be (is, am, are, was, were) + verb ing, maka menandakan sesuatu sedang terjadi. I am watching tv berarti saya sedang menonton tv, I was reading a book yesterday morning berarti saya sedang membaca buku kemarin pagi.

Literatur bahasa Inggris menyebutkan bahwa auxiliary terdiri dari (1) be yaitu is, am, are, was, were, being, dan been (2) have yaitu, have, has, having, dan had, serta (3) do yaitu, do, does, dan did (4) modal yaitu, will, shall, must, should, would, may, might, can, dan could. Jadi bisa dipahami bahwa modal adalah bagian dari auxiliary verb. Lalu apa bedanya? Auxiliary verb selain modal tidak memiliki arti literal, misalnya is, am, are kita tidak tahu artinya apa, sedangkan modal yang terdiri dari will, must, can, dkk mereka memiliki arti literal, misalnya will akan, must harus, dan can dapat. Hanya saja fungsi mereka adalah sama yaitu sebagai kata kerja pembantu. Untuk lebih jelasnya silahkan baca pembahasan antara auxiliary dan modal di bawah ini.

A. AUXILIARY VERB

Auxiliary verb di dalam kamus cambridge diartikan sebagai “a verb that gives grammatical information that is not given by the main verb of a sentence”. Kita bisa artikan bahwa auxiliary verb adalah kata kerja yang memberikan informasi gramatikal yang tidak diberikan oleh kata kerja utama. Dengan kata lain, auxiliary verb tidak memiliki makna literal, dia hanya memberi penanda atau memberi informasi dari suatu kalimat, contoh:

a. I have read a book [saya telah membaca sebuah buku]

b.I do not play badminton today [saya tidak bermain badminton hari ini]

c.I was watching tv yesterday evening [saya sedang menonton tv sore kemarin]

Dari kalimat di atas, auxiliary verb pada ketiga kalimat tersebut adalah “have” “do” dan “was”. Ketiga auxiliary tersebut, have , do, dan was secara literal tidak memiliki arti. Akan tetapi, ia menandai kalimat atau memberi informasi tambahan, misalnya pada kalimat (a) auxiliary have yang diikuti kata kerja bentuk ke tiga pada kalimat tersebut adalah memberi informasi kepada kita bahwa aktivitas membaca tersebut telah dilakukan (b) do yang berpasangan dengan not memberi informasi pada kita bahwa terjadi suatu negasi dari perbuatan, pada hal ini tidak bermain badminton, dan pada © was memberi informasi pada kita atau dengan kata lain “was” yang diikuti kata kerja verb “ing” sebagai penanda bahwa suatu aktivitas sedang terjadi di masa lampau, pada hal ini subjek kalimat sedang melakukan menonton tv pada sore hari kemarin. Auxiliary verb dalam bahasa Inggris terdiri dari:

Hal yang perlu diingat adalah auxiliary verb selalu berpasangan dengan kata kerja lain. Sehingga ketika berdiri sendiri maka dia adalah kata kerja sendiri, entah sebagai kata kerja utama atau sebagai kata kerja penghubung. Perhatikan contoh kalimat di bawah ini

a. She is playing badminton

b. She is a badminton player

Is pada kalimat (a) adalah auxiliary karena berpasangan dengan kata kerja playing. Sedangkan is pada kalimat (b) merupakan kata kerja penghubung atau linking verb karena berdiri sendiri tanpa diikuti kata kerja yang lain.

a. I did not finish the homework [saya tidak menyelesaikan PR]

b. I did the homework [saya mengerjakan PR]

Did pada kalimat (a) adalah auxiliary verb karena diikuti kata kerja finish, sedangkan (b) adalah kata kerja utama karena tidak berpasangan dengan kata kerja lain. Kalimat (b) jika di rubah ke dalam kalimat negatif maka akan menjadi

c. I did not do the homework

Pada kalimat © did adalah auxiliary verb, sedangkan main verbnya adalah do.

B. MODAL

Modal di dalam kamus cambridge dijelaskan sebagai “a verb, such as 'can', 'might' and 'must', that is used with another verb to express an idea such as possibility that is not expressed by the main verb of a sentence” dalam bahasa Indonesia bisa kita jelaskan bahwa “modal” adalah sebuah kata kerja seperti can, might, dan must yang digunakan bersama kata kerja lain untuk mengungkapkan suatu ide seperti “kemungkinan” yang tidak di jelaskan oleh kata kerja utama pada kalimat tersebut.

Modal di bahasa Inggris terdiri dari can, could, may, might, will, shall, would, should dan must. Pada modal, kata-kata tersebut mengandung makna secara literal, misalnya can berarti dapat atau mampu, may berarti mungkin, will berarti akan, dan seterusnya. Kata-kata tersebut mempunyai fungsi untuk menunjukkan Kemungkinan, peluang, kebutuhan, kewajiban, kebolehan, kemampuan, dan keinginan yang tidak terdapat dalam kata kerja utama. Pada banyak literatur disebut bahwa modal adalah bagian dari auxiliary verb karena berfungsi sebagai kata kerja bantu, yaitu ia selalu berpasangan dengan kata kerja lain. Perbedaanya adalah auxiliary verb yang terdiri dari be, do, dan have tidak memiliki makna literal yang independen, sedangkan modal memiliki arti yang independen, misalnya will berarti akan, must berarti harus, dan sebagainya.

a. I can swim

b. She will go to Bandung

c. You must run

Pada ketiga kalimat tersebut modalnya adalah can, will, dan must. Can menunjukan bahwa subjek mampu atau bisa berenang, will menunjukkan subjek akan melakukan suatu aktivitas dan must menunjukkan keharusan yang wajib dilakukan oleh subjek yaitu berlari. Hal yang wajib perlu diingat adalah modal selalu diikuti kata kerja bentuk pertama tanpa tambahan apapun.

a. She will go to Bandung

b. She wills go to Bandung

c. She will goes to Bandung

d. She will going to Bandung

Modal hanya memiliki tiga bentuk pola.

Berikut ini contoh penggunaan modal dalam bahasa Inggris

Artikel Lainnya

Aku, Kamu, Kita, Kami, Dia, Mereka…
Supposed dan Be Supposed to
Tenses dalam Bahasa Korea - Future Tense (Part II)
Kata Benda Bentuk Plural Tetapi Maknanya Selalu Singular di dalam Bahasa Inggris
Again
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi