Go

Adjective, verb, dan Adverb adalah Kata Benda? Ini dia Alasannya!

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada September 21st at 5:29pm
Share :

Untuk bisa menggunakan kata dengan baik di dalam sebuah kalimat, maka kita wajib mengetahui arti kata dan kelas kata dari kata tersebut.

  • Apel : salah satu jenis buah

  • Makan : memasukan makanan melalui rongga mulut

  • Mahal : harga suatu barang yang tidak mudah dijangkau, terlalu tinggi

Di dalam bahasa Indonesia, mungkin kita tidak akan mengalami kesulitan di dalam penggunaan kata-kata tersebut dalam kalimat. Tentu sahabat tahu apa itu “apel”, “makan”, dan “mahal". Sahabat juga mungkin juga tahu kelas kata dari masing-masing kata, yaitu apel (kata benda), makan (kata kerja), dan mahal (kata sifat). Kita bisa dengan mudah menyusunnya di dalam kalimat, misalnya:

  1. "Saya suka apel"

  2. "Saya suka makan apel"

  3. "Saya suka makan apel mahal"

Mengetahui kelas kata dari suatu bahasa akan membantu kita mengetahui bagaimana menyusun mereka di dalam kalimat. Di dalam bahasa Inggris, apel, makan, dan mahal adalah “apple” “eat” “expensive”. Untungnya, baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, mereka sama-sama mengategorikan apel, makan, dan mahal masing-masing sebagai “kata benda”, “kata kerja”, dan “kata sifat”. Mengetahui kelas kata merupakan hal yang penting. Secara linguistik, sifat dari masing-masing kelas kata adalah sama, misalnya kata sifat (adjective) ciri-cirinya bisa berpasangan dengan kata sangat/ very, sedangkan kata benda tidak bisa, contoh:

  1. Very expensive (expensive adalah kata sifat)

  2. Sangat mahal (mahal adalah kata sifat)

3. Very apple (apple adalah kata benda bukan kata sifat)

4. Sangat apel (apel adalah kata benda bukan kata sifat)

Kita bisa mengetahui, no 1 dan 2 adalah benar dan no 3 dan 4 adalah salah. Expensive dan mahal bisa kita dahului dengan “very” atau “sangat”. Sedangkan “apple” dan “apel” bukanlah kata sifat karena tidak bisa didahului dengan “very”atau “sangat”.

Hal yang menarik adalah “Adjective dan kata sifat” sendiri dalam bahasa Indonesia maupun bahasa inggris kelas katanya adalah kata benda. Untuk mengecek suatu kata adalah kata benda, kita bisa menggabungkan dengan “sebuah” di depan kata benda tersebut.

  1. Marah adalah sebuah kata sifat (kalimat berterima)

  2. Angry is an adjective word (kalimat berterima)

3. Kata tersebut sangat kata sifat (kalimat tidak berterima)

4. That word is very adjective (kalimat tidak berterima)

Ternyata “kata sifat” atau “adjective” pada kalimat tersebut bisa berpasangan dengan “sebuah” atau ä/an”, tetapi justru tidak bisa jika dipasangkan dengan kata sangat atau very. Hal ini membuktikan bahwa adjective dan kata sifat sendiri bukanlah kata sifat, tetap justrui kata benda. Hal ini bukan hanya terjadi pada “adjective”, semua kelas kata lain, misalnya “verb”, ädverb”, “preposition” kelas katanya adalah “kata benda” meskipun secara arti, verb adalah kata kerja, adjective adalah kata sifat, adverb adalah kata keterangan, namun secara kelas kata, mereka adalah kata benda.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa arti kata dan kelas kata adalah dua hal yang berbeda tetapi saling berkaitan. Arti kata hanyalah makna dari sebuah kata tersebut. Akan tetapi mengetahui kelas kata akan membantu kita bagaimana meletakkan suatu kata dengan posisi yang benar dalam sebuah kalimat. Jika kita tidak mengetahui kelas kata, maka bisa saja sahabat akan menilai kalimat ini benar, misalnya That word is very adjective. Padahal kalimat tersebut adalah salah.

Artikel Lainnya

Late dan Lately
Fast Car or Quick Car? Ini Dia Perbedaan Fast dan Quick
Well Off dan Better Off
Pengertian dan Contoh Kalimat Cause and Effect atau Kalimat Kausalitas
Future Perfect Tense
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi