Go

Been

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 31 Oct 16 05:38 UTC
Share :

“Been” adalah verb 3 dari “be” atau istilah di dalam bahasa Inggrisnya kita sebut sebagai past participle dari “be”. Contoh lainya adalah gone merupakan past participle dari go. Hal ini sama seperti “been” merupakan past participle dari be. Oleh karena itu, ciri yang paling mudah kita amati di dalam kalimat, biasanya “been” terletak setelah has/have/had, contoh: . 1. I have “been” to Amserdam [saya pernah ke Amsterdam]

2. The doctor has already “been” [dokter baru saja ada [tetapi sekarang sudah pergi]]

3. They have “been” married [mereka telah menikah]

4. She has “been” living in Jakarta all her life. [mereka telah tinggal di Jakarta selama hidupnya]

Sehingga perlu diingat, “been” selalu berpasangan dengan kata kerja bantu have dan has, sehingga menjadi have “been”, has “been”, atau had “been”.

Meskipun “been” adalah bentuk ketiga atau past participle dari be, namun “been” tidak bisa berfungsi sebagai adjective, seperti pada beberapa kata kerja, misalnya verb 3 dari break adalah broken. Kita bisa menggunakan broken sebagai kata sifat, misalnya

1. I have a broken car [saya memiliki mobil yang rusak]

2. We will repair a broken computer [kami akan memperbaiki komputer yagn rusak]

3. I have the “been” car [saya memiliki mobil yang rusak]

4. We have the “been” computer [kami memiliki komputer yang rusak]

Pada kalimat 1 dan 2, broken bisa berfungsi sebagai kata sifat; broken car (mobil yang rusak) dan broken computer (komputer yang rusak). Akan tetapi, “been” tidak bisa digunakan sebagai kata sifat. Sehingga “been” car dan “been” computer adalah salah.

Artikel Lainnya

Which, In Which, For Which, Of Which, From Which: Apa Bedanya?
Ini Lho! Phrasal Verb diawali Huruf H-Z dalam Bahasa Inggris
Mood
Perbedaan travel, tour, trip, dan journey
Orang Inggris Sering Mengatakan You Know, Apa Artinya?
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi