Go

Adverb

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 23 Nov 16 21:36 UTC
Share :

1. Pengertian adverb

Adverb adalah kata yang menerangkan kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Bahkan ada beberapa adverb yang menjelaskan adverb itu sendiri. Keberadaan adverb bukan menjadi sebuah kewajiban dalam sebuah kalimat, namun keberadaanya akan menjelaskan dengan rinci pada kalimat tentang bagaimana, apa, kapan, dimana, dan mengapa.

a. He drives slowly (die mengendarai mobil secara pelan)

b. He bikes a very fast bicycle (dia menyepedai sebuah sepeda yang cepat)

c. She rides quite slowly down the beach (dia mengendarai cukup lambat menyususuri pantai )

Pada contoh (a) adverb (slowly) menjelaskan verb (drives). Sebagian besar adverb dalam bahasa Inggris mudah diidentifikasi dengan penambahan ly. Pada contoh (b) adverb menjelaskan adjective. Keberadaan very sebelum fast menjelaskan bagaimana cepatnya. Kita bisa mengambil pertanyaan how fast does his car? Maka jawabanya adalah very fast. Sedangkan pada contoh ke (c) adverb (quite) menjelaskan adverb (slowly). Quite dan slowly adalah sama-sama adverb. Kita bisa mengambil dengan pertanyaan how slowly does she ride?

2. Fungsi adverb

Keterangan dapat berfungsi sebagai penguat, menyampaikan penekanan lebih kuat atau lebih kecil pada kalimat. Tiga fungsi tersebut adalah penekan (emphasizer), pemerkuat (amplifier), dan downtoner (memperlemah)

3. Letak adverb

Adverb pada umumnya terletak di akhir kalimat. Akan tetapi, ia juga bisa diletakan di awal kalimat dan ditengah kalimat. Pada beberapa kasus adverb juga bisa diletakan bersama-sama di awal kalimat, tengah, dan akhir kalimat.

● Yesterday he bought some books (di awal kalimat)

● We often play football (di tengah kalimat)

● The students go to school by bus quickly (di akhir kalimat)

● Then the Ferry slowly sailed away (di awal, tengah, dan akhir)

Di bawah ini contoh urutan penempatan adverb jika pada sebuah kalimat terdapat beberapa jenis adverb:

4. Jenis-jenis adverb

1) Adverbs of manner

Merupakan kata keterangan yang menunjukan cara. Cirri paling adverb paling umum pada adverb ini adalah adanya penambahan ly pada walaupun ada beberapa yang tidak menggunakan ly, yaitu fast.

2) Adverb of time

Merupakan kata keterangan yang menjelaskan kapan sesuatu terjadi. Dalam bahasa Indonesia, kita mengenalnya dengan keterangan waktu.

3) Adverbs of place

Merupakan kata keterangan yang menjelaskan tempat kejadian pada kalimat. Dalam bahasa Indonesia kita biasanya menyebutnya dengan kata keternagan tempat.

4) Adverbs of frequency

Merupakan kata keterangan yang menjelaskan intensitas seberapa sering sesuatu dilakukan.

5) Adverb of Quantity

6) Adverbs of degree

5. Catatan penting untuk adverbs

1) Tidak semua adverb menggunakan ly di akhiran. Ketiga kata ini tidak boleh ditambahi ly karena artinya sangat berbeda. Ketiga kata ini adalah fast, hard, dan late. Hardly memiliki arti hampir tidak pernah, bukan dengan keras dan lately memiliki arti akhir-akhir ini bukan dengan terlambat, contoh:

● I write fast and efficiently (bukan I write fastly and effeciently)

● He works hard (bukan he works hardly)

2) Adverb enough biasanya diletakan setelah kata sifat atau modifier dan jika diikuti dengan verb maka diikuti to infinitive, sedangkan enough sebagai adjective terletak sebelum kata benda.

● These shoes are big enough (sebagai adverb)

● She gives us enough time (sebagai adjective)

● She does not play well enough to win (diikuti to infinitive)

3) Adverb too terletak sebelum adjective atau adverb lainya dan apabila diikuti dengan verb maka menggunakan to infinitive, sedangkan too yang terletak setelah adverb memiliki arti juga.

● She walks too quickly

● Sinta study hard. She studies diligently, too.

● He runs too slowly to win this game

4) Jika kita menggunakan adverb berikut ini, maka susunan kalimat (world order berubah), yaitu menjadi adverb diikuti kata kerja dan subjek kalimat. Adverb-adverb ini adalah never, seldom, scarely…. When, no sooner… than, nowhere, in no circumstance, on no account, only then, not only

● Seldom have I seen a beautiful flower (I have seldom seen a beautiful flower)

● Never would I be persuaded to buy a laptop (I would never persuaded to buy a laptop)

Artikel Lainnya

No dan Not
Kata Benda yang tidak diikuti artikel (a/the) Setelah Preposisi di dalam bahasa Inggris
Perbedaan antara "is, am, are" dengan "adalah"
Tenses & Aspect
Perbedaan Antara From, Since, dan For
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi