Go

Particles

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 01 Dec 16 04:10 UTC
Share :

A. Pengertian particle

Particle atau partikel adalah satuan kata yang tidak memiliki arti leksikal, namun memiliki arti gramatikal ketika digabungkan dengan kata yang lainya. particle paling banyak muncul pada phrasal verb atau “frasa kata kerja”. Kebanyakan bentuk particle berasal dari preposition dan adverb, misalnya “up” adalah preposisi sekaligus adverb yang berarti “di atas” “ke atas” tinggi“. Namun ketika dia menjadi particle, maka dia tidak memiliki makna leksikal. Maknanya baru terlihat ketika digabungkan dengan kata lainya, misalnya “look up” yang membentuk arti kata “mencari” “give up” membentuk arti “menyerah”

Di dalam bahasa Inggris, particle tidak termasuk ke dalam part of speech. Part of speech adalah kelas kata atau jenis-jenis kata seperti noun, adjective, verb, adverb, preposition, interjection, articles, conjunction, dan pronoun. Particle berbeda dengan article. Jika article digunakan untuk melengkapi kata benda; memberi informasi tentang kata benda, misalnya the student (siswa tersebut), a student (seorang siswa), an umbrella (sebuah payung). The, an, dan a adalah article. Sedangkan particle kebanyakan bentuknya berasal dari preposition seperti “up”, “in”, “off”, “on” dan lain sebagainya.

B. Ciri-ciri particle

Tidak banyak pembahasan particle di dalam grammar bahasa Inggris. Hal ini berbanding terbalik dengan pembahasan particle pada bahasa Korea. Jika sahabat belajar bahasa Korea, maka sahabat akan bertemu dengan banyak jenis-jenis particle dan cara penggunaanya. Akan tetapi, di dalam bahasa Inggris particle termasuk materi bahasa Inggris yang paling sedikit dibahas. Ciri-ciri particle di dalam bahasa Inggris adalah:

1. particles tidak memiliki arti leksikal atau makna asal

Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:

a. Jill ran up a big hill. (Jill berlari di atas bukit yang besar)

b. Jill ran up a big bill. (Jill berhutang tagihan yang besar)

Up pada kalimat (a) merupakan preposisi yang berarti “di atas”. Sedangkan “up” pada kalimat kedua (b) adalah particle. “Up” sebagai particle tidak memiliki makna leksikal. Sehingga dengan kata lain, particle memodifikasi makna kata menjadi jauh dari makna asalnya. Walaupun sama-sama berbentuk “up” tetapi, memiliki fungsi yang berbeda. “Up” sebagai preposisi berfungsi sebagai penunjuk keterangan tempat. Sedangkan “up” sebagai particle memodifikasi arti kata “ran” menjadi “berhutang”

1. I looked up at the building (saya melihat ke atas gedung.)

2. I looked up in the dictionary (saya mencari di kamus )

Kata up sebagai preposisi memiliki arti “ke atas”. Up pada kalimat 1 merupakan preposition karena sesuai dengan arti sebenarnya yang menerangkan melihat ke arah atas gedung, sedangkan up pada kalimat 2 merupakan particle karena up yang digabungkan setalah look justru membentuk makna “mencari”

2. particles tidak bisa diinfleksikan maupun diderivasikan

Infleksi adalah perubahan suatu kata yang disebabkan imbuhan atau berubah karena faktor tense dan subjek kalimat, namun tetap memiliki makna yang sama dan kelas kata yang sama, misalnya apple dan apples. Apple adalah apel berjumlah satu. Sedangkan apples adalah apel yang lebih dari satu. Akan tetapi baik apple maupun apples tetap berupa “noun” atau kata benda. Sedangkan derivasi adalah perubahan kata yang menyebabkan perubahan kelas kata, misalnya perubahan dari kata benda menjadi kata kerja, misalnya “sharp” adalah kata sifat menjadi “sharpen” yang berubah menjadi kata kerja. “Health” adalah kata sifat dirubah menjadi “healthy” yang berupa kata benda. particle seperti “up” “in” “off” dan lainya tidak bisa kita rubah, baik ke dalam bentuk derivasi maupun infleksi. Kita tidak mungkin merubah in menjadi ins atau ins menjadi ining.

Contoh infleksi

study-studying-studied (berfungsi sebagai kata kerja semua)

● I study English

● I am studying English

● I studied English

Bukti particle tidak bisa diinfleksikan

● She gives up

She give ups

She gives uping

She give uped

Contoh derivasi

Beauty-beautiful-beautifully (kata benda-kata sifat-kata keterangan)

● She has natural beauty

● She is beautiful

● She dresses beautifully.

Contoh particle tidak bisa diderivasikan:

● She gives up.

She give upful.

She gives upfully.

C. Cara membedakan particle dan preposition

Ada beberapa kata yang terlihat preposisi namun sebenarnya mereka adalah particle.Untuk menguji sebuah kata apakah particle atau preposition maka kita bisa merubah posisi kata tersebut ke depan. Jika bisa berterima, maka ia adalah preposisi, namun jika tidak berterima maknanya maka ia adalah particle, contoh:

● My mother and my father run up the hill

● Up the hill my mother and my father run

Up pada kalimat di atas merupakan sebuah preposisi karena letaknya bisa diubah tanpa mengubah makna. Contoh lainnya adalah

● I followed her up the escalator (saya mengikuti dia di atas tangga berjalan)

● up the escalator, I followed her (di atas tangga berjalan, saya mengikuti dia)

Sedangkan "up" pada contoh di bawah ini adalah particle karena tidak bisa kita pindah ke posisi awal kalimat.

● I give up now

● Up I give now

Artikel Lainnya

Causative Verb
Perbedaan dan Persamaan Antara Just dan Only
Perbedaan Penggunaan Consider dan Regard
200 Singkatan dalam Bahasa Inggris
Inseparable Phrasal Verb
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi