Go

Perbedaan Climate, Season, dan Weather

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 10 Feb 17 04:27 UTC
Share :

Nah! Ketiga kata ini, yaitu climate, season, dan weather sering membuat kita sedikit bingung. Jangankan bahasa Inggrisnya, terjemahanya di dalam bahasa Indonesia juga kadang, mungkin, sahabat sulit membedakannya. Ketiga kata tersebut yaitu climate, season, dan weather jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah “iklim”, “musim”, dan “cuaca”. Apakah sahabat bisa membedakan antara iklim, musim, dan cuaca? Untuk lebih jelasnya simak perbedaan antara climate, season, dan weather di bawah ini.

1. climate

Climate diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “iklim”. Sedangkan di kamus Cambridge dijelaskan dengan “the general weather conditions usually found in a particular place” yang artinya cuaca secara umum yang biasanya ditemukan di wilayah tertentu. Sedangkan NASA menjelaskan climate dengan “climate is the description of the long-term pattern of weather in a particular area.” yang artinya “iklim adalah gambaran pola cuaca dalam waktu yang lama pada wilayah tertentu”. Nampaknya penjelasan dari Cambridge dan NASA juga hampir selaras dengan penjelasan di kamus Oxford yang menyebutkan climate dengan “the regular pattern of weather conditions during the year in a particular region” yang artinya “pola rutin atau umum dari kondisi cuaca selama setahun di wilayah tertentu”

Dari penjelasan tersebut dapat kita tarik kesimpulan tentang pengertian climate atau iklim sebagai berikut:

  1. climate merupakan cuaca secara umum dalam waktu yang lama, minimal satu tahun. Sedangkan menurut ilmuwan seperti yang dijelaskan oleh NASA, climate diambil dari cuaca rata-rata selama 30 tahun.

  2. climate terjadi pada suatu daerah dan umumnya tidak akan berubah. Indonesia merupakan negara beriklim tropis. Maka, sangat tidak mungkin jika berubah menjadi iklim subtropis. Oleh karena itu, climate sudah melekat pada wilayah tertentu yang dipengaruhi oleh letak geografis. Namun yang perlu digaris bawahi adalah sebuah wilayah atau negara masih memungkinkan untuk berubah iklimnya.

2. season

Season jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “musim”. Sedangkan season dijelaskan oleh Cambridge dengan “one of the four periods of the year; spring, summer, autumn or winter” yang artinya salah satu periode tahunan; semi, panas, gugur, dan dingin. Jadi season adalah cuaca yang terjadi dalam waktu BULANAN. Setiap negara memiliki season yang berbeda. Hal ini karena selain dipengaruhi oleh climate/iklim atau juga letak demografi. Di Indonesia sendiri terdiri dari 2 season/musim, yaitu

a.Musim penghujan yang terjadi selama bulan Oktober-Maret

b.Musim kemarau yang terjadi pada bulan April-September

Sedangkan negara-negara yang beriklim subtropis seperti di kawasan utara Asia ataupun Eropa seperti Belanda, Inggris, Jerman, dan yang lainnya mereka memiliki 4 musim, yaitu

a. Musim semi terjadi dari Maret-Juni

b. Musim panas terjadi dari Juni-September

c. Musim gugur terjadi dari September-Desember

d. Musim dingin terjadi dari bulan Desember-Maret

3. weather

Weather diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi “cuaca”. Cambridge dan Oxford menjelaskannya hampir sama, yaitu dengan “the conditions in the air above the Earth such as wind, rain or temperature, especially at a particular time over a particular area” yang artinya “kondisi di udara di atas bumi seperti angin, hujan atau suhu, khususnya pada waktu dan daerah tertentu”. Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa weather adalah keadaan atau cuaca pada suatu daerah dalam waktu yang sangat singkat. Jika iklim hitunganya adalah tahunan, musim hitungannya bulanan, sedangkan cuaca hitunganya jam atau hari. Hal ini juga senada dengan apa yang dijelaskan oleh NASA tentang perbedaan climate dan weather, berikut ini:

“The difference between weather and climate is a measure of time. weather is what conditions of the atmosphere are over a short period of time, and climate is how the atmosphere "behaves" over relatively long periods of time.”

“Perbedaan antara cuaca dan iklim adalah ukuran waktu. Cuaca adalah kondisi atmosfer yang terjadi selama periode waktu yang singkat, dan iklim adalah bagaimana perilaku atmosfer selama periode yang relatif lama.”

Di negara subtropis weather sangatlah mudah berganti dalam hitungan jam. Pengalaman penulis ketika berada di Belanda sangat terasa dimana perubahan cuaca dari agak hangat menjadi tiba-tiba sangat dingin, atau dari tidak berangin menjadi berangin kencang sangatlah terasa. Bagi yang pernah ke Eropa pasti sering mengalami ini. Cuaca di Indonesia masih lebih mudah diprediksi, umumnya jika di musim kemarau maka cuacanya adalah selalu cerah. Sedangkan ketika musim hujan, cuacanya sering terjadi hujan.

Artikel Lainnya

Either
Perbedaan antara "is, am, are" dengan "adalah"
After, Afterward, Afterwards
About
Not Only, But Also
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi