Go

Copula: Linking Verb

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 16 Mar 17 03:26 UTC
Share :

1. Pengertian

Copula adalah kata kerja yang menghubungkan antara subjek dan pelengkap di dalam sebuah kalimat. Copula bukanlah sebuah kata kerja yang mengandung tindakan seperti eat, sleep, dan watch. Copula hanya bertugas menghubungkan antara subjek dan pelengkap kalimat. Ia lebih sering memiliki pernanan gramatikal dibanding memiliki peranan semantik. Maksudnya adalah copula hanya sebagai pelengkap kalimat agar kalimat tersebut benar secara grammar, tetapi secara makna lebih sering tidak memiliki makna seperti pada kata kerja be. Contoh copula di dalam bahasa Inggris adalah be (is, am, are, was, were), dan seem. Copula sebenarnya lebih disebut dengan linking verb. Oleh karena itu, dia digunakan sebagai penghubung saja. Hal yang perlu diperhatikan adalah copula berbeda dengan auxiliary verb. Untuk tahu lebih jauh perbedaan antara copula dan auxiliary verb baca di sini.

2. Kata Kerja yang selalu Copula

2.1. be (is, am, are, was, were)

a. She is a student. (Dia adalah seorang siswa.)

b. He was a football player. (Dia adalah pemain sepakbola.)

c. I am a dentist. (Dia adalah seorang dokter gigi.)

Is, was, dan am pada kalimat di atas hanyalah penghubung antara subjek dan pelengkap kalimat. Jika kalimat tersebut dihilangkan is, was, dan am nya maka akan mengakibatkan kalimat tersebut salah, meskipun kita bisa tahu makna dari kalimat tersebut. Itulah kenapa copula lebih memiliki peranan gramatikal dibanding pernanan semantik.

2.2 Become

Become termasuk kata kerja yang selalu menjadi copula. Berikut ini contoh di dalam kalimat:

a. He has just become a mother. (Dia baru saja menjadi seorang ibu.)

b. She became Indonesian’s first woman minister in 1979. (Dia menjadi menteri pertama wanita di Indonesia pada tahun 1979.)

c. Jokowi became president in 2014. (Jokowi menjadi presiden tahun 2014.)

2.3 Seem

Seem juga termasuk kata kerja yang selalu menjadi copula. Perhatikan contoh di dalam kalimat di bawah ini:

a. He seems younger. (Dia nampak lebih muda.)

b. She seems a nice girl. (Dia nampaknya/kelihatannya seorang gadis yang baik.)

c. It seemed like a good idea. (Itu kelihatannya seperti ide yang bagus.)

3. Kata kerja yang bisa menjadi Copula dan Action Verb

Ada beberapa kata kerja yang bisa menjadi copula, tetapi kadang juga bisa menjadi action verb; kata kerja yang menunjukkan adanya tindakan. Beberapa kata kerja tersebut adalah appear, feel, grow, look, prove, remain, smell, sound, taste, dan turn. Kata-kata kerja tersebut kadang bisa menjadi copula dan kadang juga bisa menjadi action verb.

Lalu bagaimana cara membedakan kata tersebut termasuk copula atau action verb? Caranya sangatlah mudah. Jika kata-kata tersebut bisa kita ganti menjadi be (is, am, are, was, dan were) dan maknanya tidak berubah maka kata tersebut adalah copula, tetapi jika artinya berjauhan maka kata tersebut adalah action verb. Perhatikan contoh di bawah ini:

a. The stew tasted good. (Rebusannya terasa bagus.)

The stew is good. (Rebusannya bagus.)

b. John tasted stew. (John mencicipi rebusan.)

John is stew? (John adalah rebusan?)

Pada kalimat (a) taste adalah sebuah copula karena bisa diganti dengan sebuah be (is). Sedangkan pada kalimat (b) taste adalah action verb karena tidak bisa diganti oleh be.

Catatan Penting

Kata kerja be seperti is, am, are, was, dan were juga bisa menjadi auxiliary verb/kata kerja bantu. Cirinya adalah dia terletak sebelum kata kerja. Perhatikan contoh berikut ini:

a. She is a student. (Dia adalah seorang siswa.)

b. She is reading a book. (Dia sedang membaca buku.)

Pada kalimat di atas “is” pada (a) adalah copula dan “is” pada kalimat (b) adalah auxiliary verb atau kata kerja bantu karena terletak sebelum kata kerja reading.

Artikel Lainnya

So Do I
Perbedaan Safe dan Save
Ini Dia Cara Menghapal Kosakata dengan Cepat: "Karena Because Tidak Pernah Never"
A bit
Pelajaran dalam Bahasa Inggris
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi