Go

Pengertian dan Perbedaan Antara Polisemi dan Homonimi

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada 15 Jul 16 04:08 UTC
Share :
A. POLISEMI

Polisemi adalah sebuah bentuk kebahasaan yang memiliki berbagai macam makna. Perbedaan antara makna yang satu dengan makna yang lain dapat ditelusuri atau dirunut sehingga sampai pada satu kesimpulan bahwa makna-makna tersebut berasal dari sumber yang sama. Di dalam kamus, kata-kata berpolisemi dimasukkan ke dalam satu entri yang sama bersama kemungkinan maknanya. Dalam polisemi, akan ditemukan makna utama yang menjadi benang merah arti (thread of meaning) yang menghubungkan makna-makna tersebut. Berikut ini adalah salah satu contoh makna polisemi dalam bahasa Inggris.

Pada contoh di atas, komponen semantik yang menjadi benang merah arti adalah ‘muda’. Makna pertama yakni ‘orang laki-laki yang belum menikah’ disebut makna primer karena dapat diidentifikasikan tanpa bantuan konteks sedangkan makna lainnya disebut makna sekunder karena maknanya baru bisa diketahui ketika dilakukan penelusuran lewat konteks pemakaiannnya. Berikut ini adalah contoh lain polisemi dari entri anak yang diambil dari KBBI.

anak n 1. keturunan yang kedua: ini bukan –nya, melainkan cucunya; 2. manusia yang masih kecil: -- itu seharian ditinggal dengan pembantunya saja; 3. binatang yang masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; 4. pohon kecil yang tumbuh pada umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yang besar: -- pisang; 5. orang yang berasal dari atau dilahirkan di suatu (negeri, daerah, dsb): ---Jakarta, --Medan.

B. HOMONIMI

Homonimi adalah dua kata atau lebih yang memiliki bentuk dan pola bunyi yang sama tetapi ada perbedaan makna diantara kata-kata tersebut. Contoh kata bandar yang bermakna ‘pelabuhan’, kata bandar yang bermakna ‘kota’, kata bandar yang bermakna ‘pengusaha perjudian’, dan kata bandar yang bermakna ‘tengkulak’ adalah empat buah kata yang berelasi homonimi. Karena kata-kata yang berhomonimi merupakan kata-kata yang berbeda meskipun bentuknya sama, maka di dalam kamus dituliskan sebagai kata-kata yang berbeda, biasanya diberi tanda dengan nomor. Dalam KBBI, kata-kata yang berhomonim biasanya ditandai dengan angka yang diangkat setengah spasi dan diletakkan didepannya.

Misal: ˡ bandar …..

² bandar …..

³ bandar …..

Kamus Oxford dan dwibahasa oleh Echols dan Shadilymenggunakan angka yang diletakkan dibelakang kata-kata tersebut, seperti berikut ini.

order 1 …..

order 2 …..

Homonimi berhubungan erat dengan polisemi. Dalam sebuah kasus, polisemi diasumsikan sebagai tiga makna yang dianggap mewakili satu kata identik. Sementara itu, homonimi diasumsikan sebagai empat makna yang dimiliki oleh empat kata yang berbeda.

Artikel Lainnya

Semua Bahasa adalah Sama: Sama Baiknya!
Jenis-Jenis Bahasa Berdasarkan Sistem Morfologinya
Pengertian dan Bentuk-Bentuk Bahasa Slang
Apa Perbedaan Fonem dan Alofon?
Daftar Singkatan Ekonomi dan Lembaga Pemerintah
©2017 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi